Album ini berisi 10 lagu dengan warna musik yang beragam mulai dari pop rock, RnB, bahkan melayu. Meski terkesan ‘ramai’ namun album ini memberikan satu benang merah yaitu lagu-lagunya akrab dan mudah untuk dicerna oleh kuping orang Indonesia.
DOWNLOAD LAGU- LAGU JUDIKA "SETENGAH MATI MERINDU" (FULL ALBUM)
Album ini berisi 10 lagu dengan warna musik yang beragam mulai dari pop rock, RnB, bahkan melayu. Meski terkesan ‘ramai’ namun album ini memberikan satu benang merah yaitu lagu-lagunya akrab dan mudah untuk dicerna oleh kuping orang Indonesia.
DOWNLOAD LAGU JUDIKA ALBUM "ONE"
DOWNLOAD LAGU-LAGU NIRVANA ALBUM UNPLUGGED
DOWNLOAD LAGU-LAGU MR.BIG ALBUM BUMP AHEAD
DOWNLOAD LAGU-LAGU BOOMERANG ALBUM XTRAVAGANZA
DOWNLOAD LAGU-LAGU THE CRANBERRIES UNPLUGGED MTV
DOWNLOAD LAGU-LAGU SILVERCHAIR ALBUM FROGSTOMP
KUNCI GITAR PETERPAN KISAH CINTAKU
C G AmDi malam yang sesunyi ini
Em F C G
Aku sendiri tiada yang menemani
F Em
Akhirnya kini kusedari
Am F G
Dia telah pergi tinggalkan diriku
C G Am
Adakah semua 'kan terulang
Em F C G
Kisah cintaku yang seperti dulu
F G Am Em F
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang di dalam hatiku
C F G
Takkan pernah hilang bayangan dirimu untuk selamanya
Reff :
C G Am Em
Mengapa terjadi kepada diri mu
F C G
Aku tak percaya kau telah tiada
C G Am Em
Haruskah kupergi tinggalkan dunia
F G C
Agar aku dapat berjumpa dengan mu
Backto : *, Reff
(Music)
C G Am Em
Mengapa terjadi kepada diri mu
F C G
Aku tak percaya kau telah tiada
C G Am Em
Mengapa terjadi kepada diri mu
F C G
Aku tak percaya kau telah tiada
C G Am Em
Haruskah kupergi tinggalkan dunia
F G C
Agar aku dapat berjumpa dengan mu
ALBUM-ALBUM LINKIN PARK
Hybrid Theory
Meteora
Minutes to Midnight
SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA BAND LINKIN PARK
Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, managernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor).
Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web www.linkinpark.com, dan berhasil menelurkan album pertamanya Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dan album kedua mereka bertitel Meteora serta album ketiga mereka "Minutes To Midnight" dan A Thousand Suns. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam memopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.
Perjalanan "Singkat" Band Ternama CREED
Creed adalah band rock alternatif yang terkenal di akhir tahun 1990an dan awal 2000 di Amerika Serikat. Creed mengadaptasi lagu grunge rock alternatif menjadi lagu yang enak didengarkan dari radio.
Creed terbentuk di Tallahassee, Florida pada tahun 1995 dengan nama Naked Toddler ketika Stapp dan gitaris Mark Tremonti, bermain bersama dan mulai menulis lagu. Kemudian mereka menambah bassis Brian Marshal dan drummer Scott Phillips. Kemudian mereka berganti nama menjadi Creed yang dinamakan dari band terdahulu Marshall, "Maddox Creed".
Cerita sukses besar sebuah band rock sejak awal kemunculan mereka sangat jarang terdengar di dunia musik, tetapi itulah yang dialami oleh band asal Florida, AS, Creed. Debut album My Own Prison yang mereka rilis di tahun 1997 tanpa diduga mencatat angka penjualan album yang fantastis sehingga berhak meraih empat platinum.Scott Stapp"Saya tahu kami cukup berbakat untuk memperoleh kontrak dengan perusahaan rekaman. Kami juga optimis lagu kami dalam album My Own Prison layak di putar di radio, tapi kami tak pernah menyangka bisa meraih begitu banyak penggemar,'' ujar Scott Stapp, vokalis sekaligus motor Creed. ''Hanya saja dulu Tremonti pernah bilang ia bakal sangat kecewa jika album ini tidak meraih triple platinum.''
Nyatanya Mark Tremonti (gitar) memang tidak perlu kecewa. Creed jadi band pertama dalam sejarah yang punya empat lagu rock nomor satu di radio yang berasal dari debut album. Lagu-lagu single mereka dinilai punya kekuatan, baik dari judul, lirik maupun musik, seperti lagu berjudul What's This Life For.
Selama setahun lagu-lagu Creed yang terdiri atas Scott Stapp (vokal), Brian Marshall (bass), Scott Phillips (dram), dan Mark Tremonti (gitar, vokal) tak pernah absen dari posisi puncak tangga lagu rock. Hit mereka diawali dengan lagu berjudul My Own Prison, lalu Torn, dan What's This Life For, terakhir lagu One yang jadi nomor satu di tangga lagu Billboard's Rock Radio.
Musik Creed sangat didominasi oleh gaya bermusik Scott Stapp dan Mark tremonti. Scott Stapp sendiri berasal dari lingkungan keluarga yang taat beragama dan sangat disiplin. Ayahnya seorang pendeta Pantekosta yang menentang penggunaan gitar elektrik, Scott pun tumbuh dengan pengetahuan musik yang cuma sebatas lagu-lagu hymne.
Di usia remaja Scott mulai berontak. Persahabatannya dengan seorang gitaris bernama Mark Tremonti di Orlando Florida telah membuka wawasan musik Scott. Scott mulai menyukai U2 saat berusia 16 tahun, album Joshua Tree membuat ia yakin kalau hidupnya telah diindoktrinasi. Ia lalu kabur dari rumah dan keluar dari sekolah hukum Tennessee Christian.
Scott memutuskan untuk lari ke Tallahassee, Florida, karena ia tahu kota itu dulu menjadi tempat tinggalnya Jim Morison, vokalis The Doors. Dalam waktu bersamaan, Mark Tremonti kembali dari Universitas Clemson, Carolina Selatan untuk belajar keuangan di Florida State.
Mereka berdua kemudian bertemu dan memutuskan untuk berkarier di musik pada tahun 1995. Bersama Scott Phillips pada drum dan Brian Marshall pada bass, Scott dan Mark membentuk sebuah band rock bernama Naked Toddler yang waktu itu masih membawakan lagu-lagu band lain (lagu Creep-nya Radiohead jadi lagu favorit mereka).
Secara rutin mereka tampil di klub dan memperoleh penghasilan sekitar 500 dolar per minggu. Waktu luang dimanfaatkan Scott dan Mark untuk mulai menulis lagu. Mereka bertekad untuk membuat kaset demo dan tekad itu tercapai tahun 1996 lewat bantuan seorang promotor lokal bernama Jeff Hanson.
Hanson mengenalkan mereka yang sudah mengganti nama bandnya dengan Creed, pada John Kurzweg pemilik sebuah studio rekaman. Anak-anak Creed pun harus merogoh kocek mereka sebanyak 6000 dolar agar bisa merekam cukup banyak lagu untuk membuat satu album penuh yang dinamai My Own Prison.
Selama proses pembuatan album, mereka juga membuat label sendiri bernama Blue Collar Records yang kemudian merilis My Own Prison di bulan April 1997. Album itu mendapat sambutan luar biasa secara lokal. Berkat Hanson yang kini jadi manajer Creed, lagu mereka sering diputar di radio dan dalam waktu dua bulan album tersebut telah terjual sebanyak 5000 keping.
Creed pun jadi incaran sejumlah label besar. Mereka bahkan menolak tawaran dari Atlantic dan Universal, dan memilih sebuah label baru bernama Wind-up Records. Sebagai klien pertama dari Wind-up Records, Creed mendapat keuntungan dengan promosi besar-besaran. Album My Own Prison dirilis ulang bulan Agustus 1997 dan Creed pun memulai tur nasional mereka yang pertama.
Sepanjang tahun 1998 mereka telah tampil di depan lebih dari dua juta penggemar di seluruh dunia. Prestasi ini membuat Creed dianugrahi penghargaan sebagai Rock Artist Of The Year di Billboard Music Awards tahun 1998.
Data Soundscan bahkan menunjukkan album My Own Prison sebagai album musik keras terlaris tahun 1998. Masih di tahun yang sama, Creed ikut menggarap dua lagu tema film, lagu Bound & Tied (OST. Dead Man On Campus) dan I'm Eighteen (OST. The Faculty) yang aslinya dibawakan Alice Cooper.
Kini, cerita sukses Creed terus berlanjut dengan dirilisnya album kedua, Human Clay di bulan September 1999. Album ini langsung duduk di posisi teratas tangga album Billboards 200 di minggunya yang pertama. Single Higher dari album Human Clay bahkan sudah menjadi lagu hit nomor satu mereka yang kelima.
''Kami ini tipe band yang berhasil bila ada di bawah tekanan. Kesuksesan album pertama membuat kami merasa dituntut untuk tampil lebih baik pada album kedua,'' ujar Stapp. ''Bukan angka penjualan yang kami pikirkan karena terus-terang kami enggak peduli. Kami ingin membuat album yang sangat hebat. Tujuan utama kami adalah membuat album yang terdengar solid dari awal sampai akhir.''
Untuk memenuhi tujuan mereka, Creed kembali kerja bareng John Kurzweg sebagai produser. Bersama Kurzweg mereka bisa mendapatkan sound gitar yang tebal, vokal yang dramatis dengan lirik yang sarat makna. Dalam Human Clay, Stapp mengungkapkan bagaimana pilihan, tindakan, dan rasa tanggung jawab mempengaruhi emosi seseorang.
Pada musim gugur pada tahun 2001, My Sacrifice, single pertama dari album terakhir Creed, Weathered, dipakai dalam seri promosi video yang dibuat oleh WWE (World Wrestling Entertainment). "Young Grow Old", side-b dari Human Clay, juga digunakan sebagai lagu tema untuk WWE Backlash pada April 2002. Pada awal 2002, "Bullets" diluncurkan sebagai single. Singlet tersebut tidak terhitung cukup sukses, namun Creed segera memunculkan hit musim panas terbesarnya, "One Last Breath".
Stapp mengalami kecelakaan pada April 2002, yang membuat tur yang telah mereka rencakan sepertinya tidak jadi. Namun Stapp sembuh tepat pada waktunya untuk berpartisipasi dalam pertunjukan terakhir. "Don't Stop Dancing" merupakan hit kecil dari Creed pada akhir 2002/awal 2003.
Creed diisukan pada tahun 2003 bahwa Stapp menggunakan obat terlarang sehingga dia tidak mampu menyanyikan lirik-lirik Creed. Namun isu tersebut dihapus. Masalah berlanjut ketika Creed diisukan menyampaikan pesan-pesan religius dalam musik dan videonya. Sebagian besar penanganan tersebut diarahkan langsung oleh Stapp, walaupun dia menyangkal adanya hubungan antara agama dan band. Hal ini mengakibatkan Stapp keluar dari band.
Pada tanggal 4 Juni 2004, Creed membubarkan diri. Stapp sudah merekam album solo, The Great Divide, bekerja sama dengan Roadrunner Records, sementara yang lainnya sudah membentuk band baru, Alter Bridge, dengan Myles Kennedy. Bassist Brett Hestla juga bergabung dengan band Dark New Day.








